Selasa, 28 Juni 2011

SISTEM OPERASI U N I X

ini adalah sedikit informasi tentang sistem operasi unik, memberikan infoemasi dan pengetahuan tentang sejarah unik dan apasaja yang ada dalam sistem informasi unik


A.    SEJARAH UNIX


Pada tahun 1965, Bell Telephone Laboratories (Bell Labs, a division of AT&T) berkerjasama dengan General Electric dan Project MAC of MIT untuk menulis sebuah sistem operasi yang dipanggil Multic. Tidak lama kemudian, menyedari projek itu tidak ke mana Bell Labs membuat keputusan untuk keluar daripada kumpulan itu. 



Ini meninggalkan Bell Labs tanpa sebarang sistem operasi. Ken Thompson dan Dennis Ritchie kemudian merangka sebuah sistem operasi yang sesuai dengan keperluan Bell Labs. Pada tahun 1969, Dennis Ritchie dan Ken Thompson menulis semula sebuah permainan komputer “SPACE TRAVEL” daripada GE-645 ke DEC PDP-11/20 dan UNIX pun dilahirkan. Seorang penyelidik Bell Labs, Brian Kernighan, memberikan nama sistem ini UNIX. Untuk layak dipanggil sebagai sistem operasi yang sebenar, sesebuah sistem operasi sekurang-kurangnya mempunyai dua kelayakan. Lebih daripada seorang pengguna dapat menggunakan sistem operasi tersebut dalam satu masa dan ia mampu menjalankan lebih daripada sebuah perisian pada waktu yang sama (multi-user dan multi-tasking) sejak tahun 1970 UNIX telah memenuhi keperluan ini. Dengan UNIX, setiap penggunanya mempunyai nama kemasukan (login name) mereka sendiri dan sebaiknya setiap pengguna akan mempunyai kata lepas (password). Dengan penggunaan nama kemasukan dan kata lepas, pengguna dapat dikenal pasti sebagai apa yang mereka kenalkan diri mereka kepada sistem (login dan password). Setiap komputer UNIX, pengguna yang memasuki sistem tersebut mempunyai identitinya tersendiri. Sama ada aripada nama komputer dan sekiranya ia disambungkan kepada rangkaian ia akan mempunyai nombor IP dan nama domain.Tahun yang paling penting bagi UNIX adalah pada tahun 1973, apabila UNIX ditulis semula dalam bahasa C. Dengan bahasa ini, ia memudahkan UNIX dialihkan kepada pelbagai jenis perkakasan komputer. Kini UNIX telah dijalankan dan dibangunkan kepada hampir kesemua perkakasan komputer yang anda. Daripada Intel, SPARC, Motorola, ARM dan pelbagai lagi. Pelbagai vendor telah membeli kod asal UNIX dan kemudiannya membangunkan UNIX sesuai dengan keperluan dan perkakas yang mereka keluarkan. IBM dengan UNIX yang dipanggil AIX, HP dengan UNIX yang dipanggil HP-UX, SUN dengan UNIX yang dipanggil Sun Solaris dan pelbagai lagi. Malang sekali tiada pemusatan daripada segi pembangunan UNIX yang mengakibatkan terdapat pelbagai perbezaan di antara UNIX yang dikeluarkan oleh pelbagai vendor. Sehinggalah tahun 1990, apabila sebuah standard untuk UNIX dipersetujui. Pada tahun itu Standard IEEE POSIX.1.Sekitar tahun 1975, Thompson telah membawa kod-kod UNIX ke Universiti California di Berkeley dan menggalakkan pembangunan UNIX di unversiti itu. Di sini lahirlah Unix BSD atau Berkely Software Distribution. Pada masa ini sistem operasi UNIX mempunyai tiga keluarga yang besar, yang berasaskan kod-kod UNIX keluarga Sistem V (kod-kod yang dibeli daripada AT&T dan kemudiannya milik Unix System Laboratories) dan keluarga BSD (kod-kod berasaskan UNIX yang dibangunkan daripada BSD). Keluarga UNIX yang terakhir, yang kod-kod tiada kaitan dengan kod-kod asal UNIX adalah klon UNIX, Linux. UNIX kini adalah tanda niaga milik The Open Group. Kelemahan utama UNIX adalah ia kod-kodnya adalah besar (ia dijalankan di dalam sistem-sistem mahal dan mempunyai sumber sistem yang tinggi) dan harganya terlalu mahal. Di sinilah Linux memainkan peranannya. Linux dibangunkan agar ia kecil, pantas dan murah. Setakat ini pembina Linux masih mengekalkan konsep ini. Linux mampu dijalankan dalam keadaan paling minimum seperti komputer Intel 286, 386 dan 486, komputer yang mungkin akan dibuang jika ia masih mahu menjalankan sistem operasi berasaskan Windows Sejarah Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC. Pada awal perkembangannya, source code Linux disediakan secara bebas
melalui Internet. Hasilnya, sejarah Linux merupakan kolaborasi banyak user dari seluruh dunia, semuanya dilakukan secara eksklusif melalui Internet. Dari kernel awal yang hanya mengimplementasikan subset kecil dari sistem UNIX, sistem Linux telah bertumbuh dimana sudah mampu memasukkan banyak fungsi UNIX. Kernel Linux perlu dibedakan dari sebuah sistem Linux: kernel Linux merupakan sebuah perangkat lunak orisinil yang dibuat oleh komunitas Linux sedangkan sistem Linux, yang diketahui saat ini, mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam dari proyek lain. Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret, 1991. Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix – kernel pertama dibuat berdasarkan kerangka Minix. Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi proses UNIX secara tepat. Tanggal 14 Maret, 1994, versi yang merupakan tonggak sejarah Linux yaitu versi 1.0 keluar. Rilis ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan: 1.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel 1.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix. Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse, dan keyboard internasional. Dukungan buat modul kernel yang dynamically loadable dan unloadable juga diberikan. Satu tahun setelah dirilis versi 1.0, kernel 1.2 keluar. Kernel versi 1.2 mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking stack untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih komplit dengan memberikan fungsi accounting dan firewalling. Kernel 1.2 juga merupakan kernel Linux terakhir yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada. Akhirnya pada bulan Juni 1996, Linux 2.0 dirilis. Versi 2.0 memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu: dukungan terhadap multiple architectures dan multiprocessor architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki sehingga performa sistem berkas dan memori virtual meningkat. Untuk pertama kalinya, file system caching dikembangkan ke networked file systems, writable memory mapped regions juga sudah didukung. Kernel 2.0 sudah memberikan performa TCP/IP yang lebih baik, ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru. Kemampuan untuk memakai remote Netware dan SMB (Microsoft LanManager) network volumes juga telah ditambahkan pada versi terbaru ini. Tambahan lain adalah dukungan internal kernel threads, penanganan dependencies antara modul-modul loadable, dan loading otomatis modul berdasarkan permintaan (on demand). Konfigurasi dinamis dari kernel pada run time telah diperbaiki melalui konfigurasi interface yang baru dan standar. Sistem Linux Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana kernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux, kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux, melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX. Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, dan proyek GNU dari Free Software Foundation. Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja dalam dua arah. Sistem perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas Linux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lain seperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal dari kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salah satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah perpustakaan matematika Intel floating-point-emulation. Sistem Linux secara keseluruhan diawasi oleh network tidak ketat yang terdiri dari para pengembang melalui internet, dengan grup kecil atau individu yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dari komponen- komponen khusus. Dokumen ‘File System Hierarchy Standard’ juga dijaga oleh komunitas Linux untuk memelihara kompatibilitas keseluruh komponen sistem yang berbeda-beda. Aturan ini menentukan rancangan keseluruhan dari sistem berkas Linux yang standar.


 

-       Tahun 1969 KEN THOMPSON dari Laboratorium Bell AT & T menciptakan UNICS (UNIplexed Information and Computing Services) yang ditulis dengan bahasa Rakitan.
-       Tahun 1973 Ken Thompson & Dennis Ritche memperbaiki dengan menggunakan Bahasa C
-       Tahun 1980an keluarlah XENIX
-       PC/IX dikembangkan oleh Interactive Systems Corporation. PC/IX terdaftar sebagai versi single User Unix.
-       Venix merupakan konversi lain dari sistem operasi UNIX
-       Masih banyak lagi versi Unix, a.l. yang terkenal :
a. System V Release 3
b. System V Release 4
c. BSD (Barkleley Software Distribution) UNIX

B.   STRUKTUR UNIX
I.                   PERANGKAT KERAS

1. Unit Sistem
Mencakup unit pemrosesan pusat (CPU), memori, media penyimpanan (hardisk) serta piranti untuk keperluan backup, misal floppy disk, flshdisk, dll.
2. Konsol
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang dipakai oleh manajer suatu sistem (administrator sistem) untuk mengendalikan operasi sistem.
3. Terminal
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang biasa digunakan oleh pemakai untuk berinteraksi dengan sistem.
4. Jalur Komunikasi
Piranti yang biasa digunakan untuk menghubungkan terminal jarak jauh ke sistem unix.
5. Printer
Piranti yang digunakan untuk memperoleh informasi dalam kertas.
II. PERANGKAT LUNAK



1.      KERNEL : adalah inti dari sistem UNIX yang mengendalikan perangkat keras dan membentuk
berbagai fungsi.
Fungsi yang dilaksanakan oleh KERNEL adalah :
a.       Pelayanan tanggal dan jam sistem
b.      Manajemen berkas dan penanganan sekuriti
c.       Pelayanan operasi masukan dan keluaran
d.      Penjadwalan proses
e.       Manajemen memori
f.       Melakukan kegiatan akuntansi sistem
g.      Melakukan penanganan kesalahan dan interupsi
2.      SHELL : merupakan penerjemah pada sistem UNIX menjadi jembatan antara pemakai dan sistem

0 komentar:

Posting Komentar